Usai Putusan MK, Jokowi Tegaskan Tidak Ada Intervensi dalam Penetapan Capres dan Cawapres: National Okezone

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak mencampuri urusan terkait penetapan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

Hal ini merupakan reaksi terhadap Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan permohonan substantif batasan usia calon presiden dan wakil presiden (Calon Cawapres).




Dalam keputusan tersebut, orang-orang yang mempunyai pengalaman sebagai pemimpin daerah, meski belum berusia 40 tahun, dapat ikut serta dalam pemilihan presiden sebagai calon presiden dan wakil presiden.

Saya tegaskan, saya tidak ikut campur dalam penetapan calon presiden dan wakil presiden, tegas Jokowi dalam keterangannya yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (16/10/2023).

Dengan keputusan tersebut, nama Gibran Rakabuming Raka berpeluang menjadi calon wakil presiden. Sebab, Gibran digadang-gadang menjadi calon wakil presiden dan juga memiliki pengalaman menjabat Wali Kota Solo sebelumnya.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Jokowi menyebut penetapan calon presiden dan wakil presiden ditentukan oleh partai politik.

“Calon presiden dan wakil presiden ditentukan oleh partai politik atau gabungan partai politik. Jadi tanyakan kepada partai politik itu daerah pemilihan parpolnya apa,” kata Jokowi.

Seperti diberitakan, Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan materil berdasarkan Pasal 169 surat tersebut q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) tentang Batasan Usia Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres Cawapres) yang disampaikan oleh Almas Tsaqibbirru Re A.

Ikuti berita Okezone berita Google


Dalam perkara nomor 90/PUU-XXI/2023 Almas Tsaqibbirru Re A meminta Mahkamah Konstitusi mengubah batasan usia minimal calon presiden dan wakil presiden menjadi 40 tahun atau memiliki pengalaman sebagai kepala daerah di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

“Dikabulkannya sebagian permohonan pemohon,” kata Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Senin (16/10/2023) saat membacakan putusan di Gedung MK, Jakarta Pusat.

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *