Tips menjaga keamanan finansial di ponsel Anda agar tidak diretas: Okezone Economy

JAKARTA – Kiat untuk tetap aman keuangan pada ponsel Anda agar tidak diserang oleh hacker atau pihak yang tidak bertanggung jawab.

Ponsel diketahui memiliki berbagai data penting penggunanya saat ini. Oleh karena itu, sistem keamanan harus dijaga dengan baik.

BACA JUGA:

Sebab jika tidak, bukan hanya data saja yang bisa diretas, uang pengguna juga berisiko hilang.

Dikutip dari Kaspersky, Jumat (20/10/2023), berikut tips keamanan finansial di ponsel:

BACA JUGA:

1. Jika Anda mengunjungi situs web yang mencurigakan atau melakukan panggilan telepon, cobalah mengingat informasi yang Anda masukkan di situs tersebut atau bagikan dengan penelepon, seperti alamat dan nama Anda, nomor telepon, nomor kartu kredit, dan mungkin kata sandi Anda.

2. Jika Anda hanya membagikan nama, alamat, dan nomor telepon Anda, tidak ada tindakan lebih lanjut yang diperlukan, namun ketahuilah bahwa penipu kemungkinan akan mencoba menyerang lagi berdasarkan detail Anda, mungkin menggunakan penipuan yang berbeda.

3. Ubah kata sandi Anda

Ikuti berita Okezone berita Google


Masuk dengan cepat ke semua layanan yang menggunakan kata sandi yang telah disusupi dan ubah ke kata sandi baru yang unik untuk setiap layanan.

4. Jika Anda memutuskan sambungan perangkat dari Internet, gunakan perangkat lain alih-alih menyambungkan perangkat yang berpotensi terinfeksi.

5. Jika Anda tidak memiliki perangkat lain, jangan ragu untuk meminta bantuan tetangga atau rekan kerja. Waktu penting di sini, setiap menit. Saat mengakses layanan apa pun, masukkan alamat halaman secara manual atau buka menggunakan bookmark browser alih-alih mengeklik tautan di email terbaru.

6. Jika kata sandi dimasukkan untuk platform perbankan online, sistem pembayaran, atau akun apa pun yang berisi uang, mengubah kata sandi saja tidak cukup. Simpan dana Anda dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

Namun, jika Anda merasa ponsel Anda telah diretas atau tidak sengaja mengklik tautan yang mencurigakan, Anda dapat segera melakukan hal ini:

– Hubungi bank, biro kredit, atau penyedia layanan Anda

Jika Anda memberikan nomor kartu bank atau informasi keuangan lainnya, segera hubungi bank tersebut. Anda biasanya dapat memblokir kartu melalui hotline khusus, serta melalui aplikasi seluler dan akun pribadi Anda di situs web. Untuk jenis data lainnya, seperti data rekening bank, konsultasikan dengan bank atau profesional layanan online mengenai pengamanan yang perlu dilakukan.

– Periksa komputer Anda

Sebelum menyambung kembali ke jaringan, periksa dengan cermat malware atau perangkat lunak yang berpotensi berbahaya.

– Periksa aktivitas mencurigakan

Setelah menyelesaikan semua langkah yang dijelaskan di atas, pastikan penyerang tidak melakukan tindakan jahat apa pun terhadap akun yang berpotensi disusupi.

BACA JUGA:

Jika itu toko online atau rekening bank, periksa pembelian terakhir Anda. Jika ternyata pembelian belum dilakukan, coba batalkan dengan menghubungi toko online/bank.

Jika Anda melihat ada perubahan, berarti akun tersebut telah diretas dan segera ubah kata sandinya.

Untuk meminimalkan risiko penipuan, sebaiknya lakukan tindakan pencegahan terlebih dahulu.

– Lindungi ponsel cerdas Anda dari potensi pencurian atau kehilangan.

– Gunakan kata sandi unik dan otentikasi dua faktor untuk setiap akun.

– Pengelola kata sandi dengan autentikator bawaan membantu Anda membuat kata sandi unik baru dan menyimpan kata sandi dan token autentikasi.

– Instal sistem keamanan komprehensif di semua komputer dan ponsel cerdas Anda.

Hal ini akan mencegah sebagian besar upaya phishing dan penipuan melalui email dan tautan berbahaya.

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *