Ternyata tidak semua orang bisa melakukan transplantasi rambut, orang botak salah satunya: Okezone Lifestyle

HITAM atau alopecia adalah suatu kondisi dimana rambut rontok parah dan tidak dapat tumbuh kembali secara permanen. Ada beberapa faktor penyebab rambut rontok seperti penuaan, penggunaan produk perawatan rambut yang salah dan stres.

Untungnya, dengan kemajuan teknologi, kini tersedia perawatan transplantasi rambut sebagai solusi mengatasi kebotakan. Faktanya, tren transplantasi rambut ini sudah ada sejak lama dan orang-orang menyukainya hingga saat ini.

botak

Transplantasi rambut adalah prosedur mengembalikan rambut pada area kulit kepala yang mengalami kebotakan. Dokter Klinik QuickGlam, dr. Mega Melati Wibowo menjelaskan, cara ini biasanya dilakukan dengan metode cangkok rambut dari akar rambut yang masih berkualitas baik di area yang mengalami kebotakan.

BACA JUGA:

“Dalam transplantasi rambut biasanya digunakan satu hingga lima folikel rambut di bagian belakang atau rambut yang sehat dan kemudian digunakan metode cangkok,” kata dr Mega.

Mega menjelaskan, sebelum dilakukan transplantasi rambut, pasien menjalani pemeriksaan mulai dari pemeriksaan darah hingga ukuran area rambut yang akan ditanam.

BACA JUGA:

“Jadi kita punya hair analizer yang mendeteksi apakah sumber folikel rambut itu juga sehat. Apakah cukup untuk area donor, kalau tidak maka tidak bisa dilakukan transplantasi,” jelas dr Mega.

Ikuti berita Okezone berita Google


Ternyata tidak semua orang bisa melakukan transplantasi rambut. Salah satunya adalah orang yang memiliki rambut menipis atau mengalami kebotakan. Karena cara ini tidak bisa menggunakan rambut orang lain.

“Tidak bisa mencangkok rambut orang lain karena akar rambutnya sudah masuk. Karena kalau pakai rambut lain ada resiko infeksi, apalagi kalau tidak cocok, banyak masalah iritasi, jadi harus dari diri sendiri. rambut,” pungkas dr Mega.

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *