Tagih Utang Rp 42 Juta, Selebriti Safa Marwah Ditabrak Teman hingga Pelipisnya Robek: Celebrity Okezone

JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari selebgram Safa Marwah. Melalui akun Instagram pribadinya @safamarwah97_ terlihat membagikan foto kelopak matanya yang berdarah dan robek.

Bukan karena terjatuh, Safa Marwah diketahui mengalami kekerasan dari pacarnya yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sayangnya, kelakuan kasar kekasihnya itu terjadi bukan hanya sekali, melainkan berkali-kali selama masa pacaran.



“Kejadiannya sekitar lima hari lalu. Di tempat saya di Menteng. Saya dipukul di pelipis dan mereka mencekik saya,” kata Safa Marwah saat dihubungi beberapa waktu lalu.

“Dia kasar tiap bulan, tapi kemarin parah banget sampai dirawat di rumah sakit. Dia banyak kasar, tapi ini yang terburuk,” imbuhnya.

Safa Marwah

Saat terkonfirmasi alasan pacarnya melakukan kekerasan, pelantun Mending Kamu Lagi menyebut hal itu terkait uang. Lebih spesifiknya, saat Safa menagih uang yang dipinjamkan kekasihnya.

“Awalnya karena saya minta utang ke dia. Kami sudah setahun lebih sama dia. Dia pinjam uang ke saya dan saya tidak tahu untuk apa. Sisanya Rp 42 juta,” jelasnya.

Setelah mengalami kekerasan dari sang kekasih, Safa mengaku melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Menteng dan juga melakukan autopsi. Bahkan laporan yang dibuatnya sudah diproses pihak berwajib.

Namun ia mengatakan, kini pacarnya yang berasal dari Aceh tiba-tiba menghilang, tidak masuk kerja dan sulit dihubungi.

Ikuti berita Okezone berita Google


“Polisi merespons. TKP sedang diproses. Seharusnya hari ini saksi dipanggil, tapi sepertinya Senin. Saya diperiksa. Saya juga di autopsi di RSCM,” ujarnya. dia berkata.

“Dia tidak bisa dihubungi. Dia tidak mau bertanggung jawab. Saya juga menanyakan apakah dia sudah tidak ada lagi di kantornya,” lanjutnya.

Konten di bawah ini disajikan oleh pengiklan. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam konten ini.

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *