Ratusan Chery Omoda 5 EV dipesan: Okezone Otomotiv

JAKARTA – Chery Omoda 5 EV resmi diperkenalkan pada ajang GIIAS 2023 di BSD, Tangerang pada Agustus lalu.

PT Chery Sales Indonesia (CSI) mengklaim sudah menerima ratusan pesanan, padahal mobil listrik tersebut baru akan dikirimkan pada tahun depan.

BACA JUGA:

Banyaknya pesanan didapat dari beberapa pameran, selain GIIAS 2023, pesanan juga diterima dengan mengikuti BCA Expo 2023 dan GIIAS Surabaya 2023. Seperti yang dikatakan Harry Kamora, Vice President PT CSI, ini merupakan pencapaian yang sangat positif.

“Kemarin di GIIAS 2023 karena baru kita bawa ke sana, ada 100 pesanan kendaraan (SPK). Kemudian pada BCA Expo selama tiga hari total 40 SPK. Kemudian GIIAS Surabaya 2023 termasuk yang ke 78, kata Harry saat ditemui di Tangerang beberapa waktu lalu.

Menurut Harry, respon calon konsumen terhadap Omoda 5 EV melebihi ekspektasi Chery. Bahkan, konsumen rela membayar sejumlah uang untuk biaya reservasi tanpa mengetahui spesifikasi lengkap dari mobil tersebut.

“Saya kira antusiasnya sangat tinggi karena produk mobil listrik yang ada harganya mahal. Sedangkan yang di bawah terlalu kecil. “Pabrikan lain juga baru membicarakan kalau kami menjanjikan pengiriman tahun depan,” kata Harry.

BACA JUGA:

Menurut Harry, calon konsumen yang melakukan pemesanan sudah mulai memahami kualitas yang dimiliki Chery. Selain itu, harga yang ditawarkan juga sangat menarik sehingga mereka yakin Omoda 5 EV juga memiliki banderol harga yang terjangkau.

“Mereka (konsumen) sudah melihat tren kita kalau kita kasih harga. Jadi mereka tidak perlu khawatir lagi. Kami juga menyukai SUV sungguhan. Jadi ini sangat menarik bagi mereka,” ujarnya.

Ikuti berita Okezone berita Google


Selain itu, Omoda 5 EV juga akan dirakit di Indonesia menggunakan peralatan andal yang digunakan untuk merakit Tiggo 7 Pro, Tiggo 8 Pro, dan Omoda 5 bermesin bensin.

Harry Kamora juga mengatakan, konten lokal Omoda 5 EV diupayakan sesuai dengan target yang ditetapkan pemerintah yakni 40 persen. Tinggal mengikuti program insentif agar harga lebih terjangkau.

Intinya mobil China itu terjangkau, kualitasnya bagus, desainnya bagus, (harganya) kompetitif. Kami akan menjadi CKD di Indonesia. “Target pemerintah 40 persen TKDN tahun 2026, itu harus kita perjuangkan, jadi apa yang bisa diproduksi di sini, kita lakukan di sini,” ujarnya.

Konten di bawah ini disajikan oleh pengiklan. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam konten ini.

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *