Momen Bandung Unpas Mahasiswa baru curhat Ganjar Pranow mengalami stres akibat tugas kuliah: Okezone News

BANDUNG – Calon Presiden (Bacapres) 2024 Ganjar Pranowo menyatakan kesehatan merupakan investasi terbesar dan terbaik bagi seorang pelajar.

Sebab, menurut Ganjara, dengan perkembangan teknologi saat ini, banyak masyarakat yang mengalami permasalahan psikologis.




Hal itu disampaikan Ganjar Pranowo pada kuliah umum di hadapan ribuan mahasiswa baru Universitas Pasundan (Unpas) Bandung di gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Selasa (10/3/2023).

“Kalau mau sehat, mau lancar kuliah, maka harus menjaga kesehatan sejak muda, mulai sekarang. Itu investasi paling besar. Menjaga kesehatan adalah investasi terbaik,” tuturnya. Ganjar.

“Karena perubahan dunia yang luar biasa, perubahan teknologi yang luar biasa, banyak dari kita yang mengalami masalah psikologis,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, calon presiden Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Ganjar Pranowo juga menanyakan ribuan mahasiswa baru Unpas yang mengalami stres.

“Siapa yang pernah stres, angkat tangan? Siapa yang berani bilang kamu pernah stres?” tanya Ganjar.

Kemudian salah satu mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unpas, Sasa, muncul di atas panggung dan menceritakan kisahnya kepada Ganjara.

“Sasa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Stressnya dimana?” tanya Ganjar.

Saša menuturkan, dirinya sering merasa stres saat menerima tugas dari dosennya.

Ikuti berita Okezone berita Google


“Stress banget kalau dikerjakan sekarang seperti tugas,” jawab Saša.

“Apakah kamu stres karena tugasmu? Apakah kamu stres karena dosennya yang keras atau karena tugasmu?” tanya Ganjar.

“Penyebabnya ada dua, pertama karena tugas yang banyak dan terkadang dosen tidak memberikan tugas dengan jelas,” jawab Saša.

Melihat kondisi tersebut, Ganjar yang dikenal sebagai sosok muda, energik, populer, berpengalaman, berpengalaman, dan pemimpin keluarga menilai apa yang dialami Sasa merupakan proses adaptasi terhadap lingkungan baru.

“Namanya juga belajar, belajar itu tidak mudah. ​​Harus ada proses,” ujarnya.

Menurutnya, dengan selesainya seluruh proses pembelajaran maka setiap mahasiswa baru akan mampu menaikkan levelnya.

“Jadi harus ada yang namanya stimulus dan respon. Ada respon terhadap stimulus supaya bisa berkembang, dari salah paham jadi paham. Dari paham jadi paham, dari paham jadi ahli, begitulah prosesnya,” tegasnya.

Konten di bawah ini disajikan oleh pengiklan. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam konten ini.

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *