MKMK akan bahas putusan dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Anwar Usman CS pekan depan: National Okezone

JAKARTA – ketua Dewan Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) Jimly Asshiddiqie mengatakan, pihaknya akan memulai negosiasi mengenai keputusan atas dugaan pelanggaran etika tersebut Anwar Usman Cs minggu depan, Senin 6 Oktober 2023.




Mulai Senin (akan ada perundingan). Draf keputusannya sudah ada, tapi detailnya (isinya) belum detail, kata Jimly kepada wartawan, Kamis (11/2/2023) malam.

Jimly mengatakan akan terjadi perdebatan sengit mengenai hasil akhir kasus tersebut di MKMK. Lebih lanjut dia mengatakan, putusan tersebut cukup untuk sidang dalam satu hari, mengingat keesokan harinya merupakan jadwal pembacaan putusan.

“Iya 24 jam itu banyak, pasti banyak. Kita bertiga saja (negosiasi). Kalau 9, 9 sarjana hukum sama-sama banyak pendapat. Kalau cuma 3 ya nggak apa-apa. Apalagi kalau Sudah tua kalau “Anak muda suka berdebat sana-sini,” jelasnya.

Menurut informasi, berdasarkan catatan MNC Portal Indonesia, Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) telah melakukan pemeriksaan terhadap sedikitnya sembilan hakim konstitusi.

Kesembilan hakim tersebut adalah Ketua Hakim Konstitusi Anwar Usman, Arief Hidayat, dan Enny Nurbaningsih. Ketiganya diperiksa pada Selasa, 31 Oktober 2023.

Sementara tiga hakim lainnya, Saldi Isra, MP Manahan Sitompul, dan Suhartoyo diperiksa pada Rabu 1 November 2023.

Ikuti berita Okezone berita Google


Terakhir, Hakim Wahiduddin Adams, Daniel Yusmic, dan Guntur Hamzah didengarkan oleh MKMK hari ini, Kamis (11/2/2023).

BACA JUGA:

Sembilan hakim hadir usai membacakan putusan pada 16 Oktober, khususnya putusan gugatan uji materi UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu tentang Batasan Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden.

BACA JUGA:

Seperti diketahui, keputusan tersebut memutuskan calon presiden dan wakil presiden yang berusia di bawah 40 tahun dapat mencalonkan diri dalam pemilihan presiden, asalkan memiliki pengalaman sebagai kepala daerah.

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *