KPK Panggil Bupati Lamongan Terkait Dugaan Kasus Korupsi Pembangunan Kantor Pemkab: National Okezone

JAKARTA – Tim penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Kantor Pemerintah Kabupaten Lamongan tahun anggaran 2017-2019.

Tim penyidik ​​berencana memanggil dan memeriksa saksi Yuhronur Efendi (Bupati Lamongan) pada hari ini (12/10) di Gedung Merah Putih KPK, kata Ketua Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (12/10). . /2023).



Belum diketahui apa yang akan diungkap penyidik ​​Yuhronur.

Terkait kasus ini, penyidik ​​lembaga antirasuah telah memeriksa 6 orang saksi. Pemeriksaan tersebut berlangsung pada Kamis (21 September 2023) di kantor Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur.

Para saksi adalah Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (Gapensi) Indonesia periode 2016-2021, Yoyon Sudiono; Direktur PT Surya Unggul, Nusa Kontra; dan Pemimpin Cabang PT Tangga Batu Jaya Abadi Surabaya, Suhariono.

Kemudian manajer proyek PT Tangga Batu Jaya Abadi, Agus Budi Hartanto; Pekerja Konstruksi PT Graha Nirwana, Mochammad Chilman Azdi; dan Konsultan di PT Delta Buana, Moch. Ranoe Asmoro.

Ali mengatakan seluruh saksi di atas hadir dan tengah diperiksa terkait proses pembangunan gedung Kantor Pemkab Lamongan.

“Saksi-saksi hadir dan diperdalam ilmunya termasuk proses dari awal hingga pemberian pengadaan pembangunan Gedung Kantor Pemerintah Kabupaten Lamongan tahun anggaran 2017-2019,” kata Ali kepada wartawan, Jumat (22/09). /2023).

Sekadar informasi, KPK kembali mengusut kasus baru. Kali ini, Komisi Pemberantasan Korupsi tengah mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek pembangunan gedung di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur.


Ikuti berita Okezone berita Google


Kasus baru ini diketahui setelah melakukan penggeledahan di beberapa lokasi di wilayah Kabupaten Lamongan dalam beberapa hari terakhir. Penggeledahan dilakukan untuk mencari bukti tambahan dalam kasus baru yang sedang diselidiki KPK ini.

Kasus baru, pembangunan gedung-gedung pemda di sana. Pemkab berarti iya, kata Plt Deputi Penindakan dan Penerapan KPK Asep Guntur Rahayu di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat ( 15/09/2023), malam.

Diakui Asep, pihaknya memang telah melakukan penggeledahan di beberapa tempat di kawasan Lamongan. Diantaranya adalah Kantor Dinas PUPR Lamongan dan beberapa perusahaan swasta.

“Pada dasarnya tempat-tempat yang kita duga ada kaitannya dengan tindak pidana ini. Kalau tidak salah, proyek di sana diselenggarakan oleh PUPR, jadi aparat lain yang diduga terkait dengan tindak pidana ini termasuk perorangan,” ujarnya. dia berkata.

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *