KH Ahmad Hanafiah, Pejuang Hizbullah yang Tenggelam di Sungai Ogan: National Okezone

JAKARTA – Presiden Joko Widodo baru-baru ini mengumumkan akan memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh pejuang Indonesia sebagai pahlawan nasional pada 10 November dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke-78. Salah satu tokoh yang dinobatkan sebagai pahlawan nasional adalah KH Ahmad Hanifiah, seorang pejuang spiritual dan kemerdekaan Indonesia yang berasal dari Lampung. Ahmad Hanifah lahir pada tahun 1905 di Kota Sukadana, Lampung Timur.

Semasa hidupnya, pejuang sekaligus tokoh agama/ulama (kiai) asal Lampung Timur ini mengenyam pendidikan pemerintahan di daerahnya di Sukadan, belajar agama Islam bersama ayahnya, dan belajar di beberapa pesantren di luar negeri seperti Malaysia dan perkotaan. dari Mekkah dan Madinah..



Padahal Ahmad Hanifiah merupakan anak sulung dari pimpinan Pondok Pesantren Istishodiyah yang merupakan pondok pesantren pertama di Provinsi Lampung. Namun ia juga memperjuangkan pertahanan NKRI dari penjajahan di negara Lampung.

Pada agresi Belanda pertama tahun 1947, Ahmad Hanafiah bersama pasukan Hizbullah dan tentara Indonesia berjuang menuju Kemarung, semak belukar dekat Baturaja menuju Martapura, Sumatera Selatan.

Pasukan Hizbullah Fisabilillah saat itu hanya berbekal parang, oleh karena itu Ahmad Hanafiah dan sejumlah kiai lainnya dikenal dengan sebutan Laskar Golok. Saat hendak menyerang Baturaj, Belanda mengetahui rencana tersebut sehingga tentara Indonesia mundur ke Martapura dan pasukan Hizbullah yang sedang beristirahat disergap oleh Belanda.

Pasukan Hizbullah banyak yang tewas dan tertangkap, sedangkan Ahmad Hanafiah ditangkap hidup-hidup, kemudian dimasukkan ke dalam karung dan ditenggelamkan di Sungai Ogan. Oleh karena itu, makam Ahmad Hanafiah masih belum diketahui.


Ikuti berita Okezone berita Google

Ikuti terus semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang
klik disinidan nantikan kejutan menarik lainnya


Catatan peristiwa sejarah lainnya mengungkap bahwa Ahmad Hanafiah dikenal pemberani, ditakuti dan disegani lawan-lawannya bahkan disebut-sebut kebal peluru.

Sebagai seorang kiai, Ahmad Hanifiah dikenal sebagai panglima tentara yang rendah hati, tidak mau mementingkan diri sendiri dan selalu berjuang tanpa pamrih.

Saat ini Pemerintah Daerah Lampung Timur telah mengusulkan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Ahmad Hanifiah sejak tahun 2015, namun pada tahun ini ia baru dianugerahi gelar tersebut. KH Ahmad Hanifiah akan menjadi Pahlawan Nasional kedua asal Lampung bersama Radin Intan II yang sebelumnya diangkat menjadi Pahlawan Nasional.

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *