Keluar dari perguruan tinggi! Biografi dan Kisah Ganjara Saat Mahasiswa Menjadi Capres 2024: National Okezone

JAKARTA – Karakter calon presiden Ganjar Pranowo diketahui oleh banyak orang. Salah satu orang Indonesia mengenal mantan Gubernur Jawa Tengah itu selama dua periode. Sebab, Ganjar merupakan sosok yang inspiratif.

Ganjar bukan berasal dari keluarga kaya untuk menduduki kursi Gubernur Jawa Tengah saat itu, karena Indonesia membutuhkan orang-orang yang cerdas, bukan orang-orang kaya yang tidak berilmu.

Ganjar Pranowo lahir di Karanganyar, Jawa Tengah pada tanggal 28 Oktober 1968 di lereng Gunung Lawu. Pemilik nama asli Ganjar Sungkowo ini sudah tertarik mendalami ilmu hukum, sehingga mengantarkan Ganjar muda terjun ke dunia hukum. Putra dari pasangan suami istri Parmudji Pramudi Wiryo dan Sri Suparni ini merupakan anak kelima dari enam bersaudara.

Ganjar kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM). Pria berambut putih itu mempunyai masa lalu sebagai seorang pelajar yang tidak bisa diam. Beliau bukanlah tipe orang yang mudah puas hanya dengan mengikuti program perkuliahan biasa.

Ganjara diketahui pernah mengikuti organisasi kampus dan aktif di sana. Pria berusia 54 tahun ini tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Mapagama (Mahasiswa Pencinta Alam Gadjah Mada).

Jiwa kepemimpinan Ganjar terasah dengan baik dalam organisasinya. Ganjar muda menghabiskan masa mudanya di bangku kuliah dengan aktif mengikuti organisasi.

Meski begitu, perjalanan kuliah Ganjar tidak semulus yang direncanakannya. Pasalnya, Ganjar terpaksa putus kuliah atau mengambil cuti selama empat semester.

“Jadi di tengah-tengah studi kami, muncul kendala klasik yaitu tidak punya uang. “Keluarga kami tidak terlalu kaya, sehingga beberapa kali ada kendala dalam studi kami karena tidak mampu membayar biaya sekolah. Saya ingat betul saat itu empat semester,” kata Ganjar.

Keadaan ini tidak membuat Ganjaro menyerah dengan keadaannya. Ia terus bekerja keras mencari jalan keluar agar bisa lulus dari UGM.

Setelah berhasil diselesaikan, Hadiah mereka mempunyai kemampuan untuk terlibat dalam politik. Ia mulai bergabung dengan partai politik yang secara ideologi dekat dengan GMNI, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Ikuti berita Okezone berita Google


Pria berambut putih ini memulai karir politiknya saat menjabat sebagai Anggota Pengganti Sementara (PAW) di DPR RI. Ia menggantikan Jakob Tobi yang ditugaskan oleh Megawati Soekarnoputri menjadi duta besar Indonesia untuk Korea Selatan. Ia pernah ditugaskan di Komisi IV yaitu Komisi Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Kelautan, Perikanan dan Pangan, saat menjadi anggota DLR Republik Indonesia pada tahun 2004-2009.

Ganjar kemudian ditugaskan kembali mengisi kursinya di DPR RI periode 2009-2014. Ia ditugaskan di Komisi II yang membawahi bidang pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, aparatur negara, reformasi birokrasi, pemilu, pertahanan, dan reforma agraria.

Ganjara kemudian berhasil menjadi Gubernur Jawa Tengah selama dua periode. Ia terakhir dicalonkan sebagai presiden Republik Indonesia pada pemilu yang akan diselenggarakan pada tahun 2024.

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *