Kebakaran Kampus Dosen dan Mahasiswa UIN Lampung Ketahuan Sedang Membuat: Okezone Edukasi

LAMPUNG – SHO dan VO, pengajar dan seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN) yang disergap warga di rumahnya karena mengada-ada, diusir dari kampus. Kampus mengambil sikap tegas terhadap tindakan keji yang dilakukan oknum dosen dan mahasiswa yang dianggap warga sebagai tindakan cabul.

Humas UIN Raden Intan Lampung Anis Handayani mengatakan, akibat perbuatan kedua srikandi yang belum menikah tersebut, keduanya dikeluarkan dari kampus secara tidak hormat. Anis mengatakan, status dosen tersebut dilepas.

“(Posisi kampus) sangat tegas dan menonaktifkan pelepasan SHD,” kata Anis saat dikonfirmasi, Kamis (12/10/2023).

BACA JUGA:

Anis mengatakan pembebasan keduanya melalui prosedur berbeda. Mulai Rabu (11/10/2023), guru dan mahasiswa fakultas serta tenaga pengajar diliburkan. Sebelum dibubarkan, ia mengatakan Anis, SHD (31) dan mahasiswa VO-nya (22) dipanggil terlebih dahulu oleh pihak fakultas untuk diperiksa.

Berbagai prosedur dilakukan untuk mencapai keputusan (pemberhentian) seperti itu. Kajiannya cukup panjang, tegas Anis.

BACA JUGA:

Ikuti berita Okezone berita Google


Anis mengatakan, tindakan SHD dan VO tidak bisa ditoleransi karena selain melanggar kode etik, juga mencoreng nama UIN sebagai perguruan tinggi keagamaan. Untuk itu, lanjut Anis, UIN Raden Intan Lampung hanya fokus pada perbuatan dua oknum yang mencemarkan nama baik kampus dengan memberikan sanksi pemberhentian.

BACA JUGA:

“Tentu ini melanggar kode etik, juga tidak boleh menurut ajaran Islam. Apalagi (UIN) itu perguruan tinggi agama. Jadi ini jelas tindakan asusila, tidak bisa dibiarkan,” ujarnya.

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *