Berapa Lama Hutang Pinjol Luntur? : Okezone Ekonomi

JAKARTA – Berapa lama utang Apakah kacang pinus terbakar dengan sendirinya? Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan masyarakat cenderung sengaja gagal bayar utang dari pinjaman online (pohon pinus) khusus haram karena utangnya bisa hilang dengan sendirinya.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD juga mengungkapkan dari berbagai sumber bahwa seseorang yang sudah terlanjur mengambil pinjaman dari pinjol ilegal tersebut tidak perlu lagi membayar utangnya. Jika Anda dituduh, Anda bisa segera melaporkannya ke polisi.

Menurut Mahfud, dari segi hukum perdata, pinjol ilegal tidak sah. Banyak syarat yang tidak dipenuhi pinjol ilegal, mulai dari syarat subjektif dan objektif yang diatur dalam hukum perdata. Oleh karena itu, pinjaman yang diambil sejak awal adalah batal demi hukum dan tidak dapat dilunasi.

Namun perlu diperhatikan bahwa utang yang terhutang ini tidak berlaku bagi seseorang yang melakukan pinjaman untuk permohonan pinjaman yang sah, dalam hal ini terdaftar di OJK. Karena setiap pinjaman dari pinjaman yang sah telah memenuhi syarat-syarat hukum yang berlaku sehingga pinjaman yang diberikan adalah sah di mata hukum.

Tak hanya itu, setiap pinjaman yang disalurkan (oleh pemberi pinjaman legal) juga akan tunduk pada seluruh regulasi yang ditetapkan oleh OJK atau Asosiasi Fintech Reksa Dana Indonesia (AFPI), mulai dari suku bunga harian hingga praktik penagihan utang nasabah.

Salah satunya tertulis dalam Lampiran III Keputusan Pengurus AFPI 02/2020 poin C nomor 3 huruf (d), di mana tertulis bahwa setiap penyedia jasa kredit dilarang memungut uang langsung dari peminjam atau langsung dari pemberi pinjaman.

“Setiap penyelenggara tidak boleh melakukan pendebetan langsung kepada penerima pinjaman yang belum melunasi setelah tanggal jatuh tempo lebih dari 90 (sembilan puluh) hari yang dihitung sejak tanggal jatuh tempo pinjaman,” bunyi aturan tersebut.

Ikuti berita Okezone berita Google


Oleh karena itu, jangka waktu pinjaman untuk menagih klaim dari pengguna jasa maksimal 90 hari. Sayangnya, hal ini seringkali membuat pengguna layanan salah paham dan mengira otomatis utangnya akan hangus.

Padahal, bagi peminjam yang tidak melunasi lebih dari 90 hari sejak tanggal jatuh tempo pinjaman, maka penyelenggara pinjaman dapat menggunakan jasa perusahaan penagihan yang telah diakui OJK.

Selain itu, kreditur berhak menunjuk kuasa hukum untuk mengajukan gugatan terhadap debitur yang masih berhutang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa jika pengguna layanan pinjaman mempunyai utang yang belum dibayar lebih dari 90 hari, maka pemberi kredit dilarang menagih secara langsung. Namun demikian bukan berarti utang debitur dengan sendirinya hangus atau dianggap lunas, melainkan ia tetap wajib membayarnya.

Perlu diingat bahwa apabila terdapat kredit macet maka pemberi kredit berhak melaporkannya kepada OJK melalui SLIK OJK atau yang dulu disebut BI Checking. Hal ini tentunya akan menyulitkan pengguna jika ingin mengajukan pinjaman lagi di kemudian hari.

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *