Arab Saudi Keluarkan Aturan Baru Berpakaian Saat Umroh, Pihak Perindo Apresiasi dan Sambut Positif: Okezone Haji

BERPESTA Perinda Menyambut baik peraturan baru Pemerintah Arab Saudi tentang busana yang wajib dikenakan perempuan saat menjalankan aktivitas Umroh atau ibadah lainnya di Masjidil Haram Mekkah.

Dalam aturan ini jamaah Umroh Wanita boleh mengenakan pakaian apa pun yang disukainya saat salat di Masjidil Haram, termasuk umrah, namun tetap harus mengikuti aturan.

Ilustrasi jamaah umroh.  (Foto: Okezone)

Dinyatakan bahwa pakaian harus longgar atau longgar, tidak menggunakan pernak-pernik atau hiasan dan menutupi badan.

“Merupakan suatu hal yang positif untuk memberikan penegasan kepada umat Islam (laki-laki) dan Muslimat (perempuan). Bahwa dalam hal pakaian, khususnya di Tanah Suci, tidak diperbolehkan membawa nuansa yang bertentangan dengan adat dan kesusilaan yang sah.” di Arab Saudi,” kata Ketua DPP Bidang Agama Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad kepada wartawan, Minggu, 1 Oktober 2023.

Ikuti berita Okezone berita Google


Abdul Khaliq yang merupakan calon Badan Legislatif DLR Perindo Daerah Pemilihan Jawa Barat II (Wilayah Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) – menjelaskan, Islam telah menentukan busana yang wajib dikenakan oleh setiap muslimah.

Antara lain harus bersih, menutup aurat, santun dan sesuai akhlak seorang muslim. Sedangkan bagian intim laki-laki adalah dari pusar sampai lutut, sedangkan perempuan adalah seluruh bagian tubuh kecuali wajah dan tangan.

Oleh karena itu, hal-hal terkait aturan baru mengenai pakaian bagi perempuan merupakan bentuk penegasan cara berpakaian yang baik sesuai ajaran Islam.

Jadi menurut saya ini sesuatu yang positif. Jadi bukan mengatur dalam arti melarang, tapi mengatur dalam arti membatasi, tutupnya.

Konten di bawah ini disajikan oleh pengiklan. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam konten ini.

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *