Apakah data kita aman setelah pinjaman lunas? : Okezone Ekonomi

JAKARTA – Setelah pelunasan pohon pinus apakah data kita aman? Kehadiran platform pinjaman online (pinjol) tentu bisa menggiurkan semua orang karena dananya cepat dan mudah dicairkan.

Saat mengajukan pinjaman di platform Pinjol, nasabah biasanya akan diminta mengisi banyak data diri. Persoalannya, data yang dibutuhkan antara pinjol legal dan ilegal cukup berbeda.

Pinjol yang berada di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) biasanya hanya meminta akses kamera selfie dengan KTP, mikrofon untuk verifikasi suara, dan lokasi. Namun, peminjam ilegal bisa meminta lebih, bahkan bisa memaksa akses SMS, telepon, dan kontak.

Ketika platform pinjaman ilegal mendapatkan data pribadi ini, mereka dapat menyalahgunakannya. Pinjaman ilegal ini dapat menimbulkan tekanan bahkan ancaman terhadap nasabah, termasuk meneror keluarga dan teman nasabah.

Terkait hal tersebut, nasabah mungkin masih bertanya, apakah data kita aman setelah pinjaman lunas?

Ikuti berita Okezone berita Google


Hingga Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Peraturan tersebut menjelaskan bahwa nasabah yang telah melunasi seluruh pinjamannya dapat meminta kepada pemberi pinjaman terkait untuk menghapus segala bentuk data pribadi, dengan ketentuan nasabah tidak lagi menggunakan layanan pinjaman tersebut.

Kantor Jasa Keuangan melarang keras aplikasi pinjol menggunakan data pribadi pelanggannya untuk tujuan selain tujuan analitis. Dengan kata lain, data pribadi nasabah hanya dapat digunakan untuk menganalisis tingkat kelayakan kredit.

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *