Apa hukumnya menyentuh kulit lawan jenis saat haji? : Okezone Haji

HUKUM menyentuh kulit lawan jenis saat Haji haram kecuali ada keperluan mendesak. Hal ini didasarkan pada beberapa argumen, antara lain:

– Hadits dari Aisyah Radhiyallahu anha mengatakan : “Nabi Shallallahu alaihi tidak pernah tersentuh salam kulit seorang wanita yang bukan mahramnya.” (HR Bukhari dan Muslim)

– Hadits dari Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu anhu berkata : “Nabi Shallallahu alaihi was sallam bersabda : ‘Sesungguhnya aku belum pernah menyentuh kulit seorang wanita yang bukan mahramku karena dia diutus menjadi nabi.” (HR Bukhari dan Muslim)

Informasi grafis tentang tanda-tanda haji mabrur menurut Al-Qur'an dan Hadist.  (Foto: Okezone)

Namun terdapat beberapa pengecualian terhadap undang-undang ini, yaitu:

– Bila terpaksa, misalnya pada saat ramai saat tawaf atau sa’i.

– Jika hendak menolong orang yang berada dalam bahaya, misalnya saat mengangkat orang terjatuh atau menolong orang yang tenggelam.

– Jika untuk keperluan medis, misalnya saat dokter memeriksa pasien.

Jika Anda melakukan kontak kulit dengan lawan jenis saat haji karena salah satu pengecualian di atas, Anda tidak perlu merasa bersalah.

Namun jika melakukan kontak kulit dengan lawan jenis karena tidak mendesak maka wajib istighfar dan bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Ikuti berita Okezone berita Google


Berikut beberapa tips menghindari kontak kulit dengan lawan jenis saat menunaikan ibadah haji:

– Hati-hati saat berjalan dan mendorong.

– Jika harus berkerumun, usahakan menjaga jarak dengan lawan jenis.

– Jika harus memaksakan diri di antara lawan jenis, usahakan untuk melindungi bagian tubuh yang sensitif, seperti dada dan bagian pribadi.

– Jika kamu melihat lawan jenis dalam kesulitan, cobalah membantunya dengan cara yang tidak memerlukan kontak kulit.

– Jika harus menyentuh kulit lawan jenis karena terpaksa, usahakan melakukannya dengan sopan dan tidak menimbulkan nafsu.

Inilah jawaban dari pertanyaan: Apa hukumnya menyentuh kulit lawan jenis saat haji? Valahu a’lam bishawab.

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *