Alasan kenapa cheetah bisa berlari sangat cepat: Okezone Education

JAKARTA – Alasan mengapa Cheetah kemampuan berlari sangat cepat sangatlah unik. Dikenal sebagai hewan darat tercepat di dunia, cheetah sangat cocok untuk berlari cepat dan mengejar mangsa. Kucing besar karnivora ini paling sering ditemukan di padang sabana dan padang rumput kering di Afrika.

Cheetah dapat berakselerasi hingga kecepatan 75 mil per jam atau 120 kilometer per jam, itulah julukan cheetah. Namun apa alasan cheetah bisa berlari begitu cepat?

BACA JUGA:

Bagaimana cheetah bisa berlari secepat itu?

Cheetah adalah pelari terhebat di planet ini. Anatomi tubuh mereka yang indah, ramping dan elegan memaksimalkan kelincahan dan kecepatan mereka. Berikut lima unggulan modifikasi tubuh cheetah.

Ekor panjang

Ekor cheetah yang berotot dan panjangnya sekitar 60 hingga 90 cm memiliki fungsi penyeimbang yang membantunya bermanuver dengan kecepatan tinggi.

Tulang belakang yang fleksibel

Cheetah memiliki duri yang panjang dengan kelenturan yang luar biasa. Mereka dapat membengkokkan dan meluruskannya, meningkatkan jangkauan langkah.

Paru-paru besar

Dengan jantung yang kuat dan paru-paru yang besar, cheetah dapat dengan cepat mengirimkan oksigen ke otot-ototnya, sehingga memperluas saluran udara mereka. Hal ini memudahkan mereka untuk berlari dengan kecepatan luar biasa.

Cakar yang kuat

Belum lagi, cheetah memiliki cakar yang hampir dapat ditarik sepenuhnya, tidak seperti jenis kucing besar lainnya, artinya cakar tersebut selalu siap memberikan cengkeraman yang kuat.

Kaki panjang

Cheetah memiliki kepala kecil dan kaki panjang, yang mengoptimalkan hukum aerodinamika. Tulang tibia dan fibula yang menyatu memberikan stabilitas lebih untuk kecepatan, meskipun mencegah mereka untuk memanjat.

Bagaimana cara cheetah menangkap mangsanya?

Cheetah merupakan pemburu yang aktif pada siang hari. Ini karena cheetah memiliki penglihatan malam yang lebih buruk dibandingkan predator besar lainnya yang berburu di malam hari.

Mangsa paling umum yang dimakan cheetah adalah rusa, kijang, dan zebra. Saat berburu, mereka menggunakan bebatuan alam atau rumput tinggi sebagai tempat berteduh.

Begitu cheetah mengidentifikasi mangsanya, mereka akan terus mengejarnya. Meski cepat, namun kekuatannya yang terbatas membuat mereka harus menjaga jarak dekat dengan mangsanya sebelum akhirnya memutuskan untuk menyergap.

Setelah berhasil menempuh jarak, kucing besar ini akan menggunakan kecepatan maksimalnya untuk mengejar mangsanya yang kemungkinan besar akan kelelahan. Begitu mendapatkannya, mereka cenderung memakannya hingga habis untuk menghindari predator lain yang mungkin ada di dekatnya.

Ikuti berita Okezone berita Google


Di mana cheetah tinggal?

Sebelum abad ke-20, cheetah ditemukan di sebagian besar Afrika dan Timur Tengah. Namun, populasi cheetah di dunia telah menurun sebesar 90% dalam 100 tahun terakhir.

BACA JUGA:

Sepertiganya tinggal di Afrika bagian selatan, dan populasi kecil sekitar 50 cheetah Asia tinggal di Iran, salah satu negara di mana subspesies ini masih dilestarikan.

Menurut Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN), terdapat sekitar 6.700 cheetah yang tersisa di alam liar dan mengklasifikasikan spesies tersebut sebagai spesies yang rentan.

Ternyata anatomi tubuh cheetah berperan penting mengapa cheetah bisa berlari begitu cepat. Kemampuan berlari mereka merupakan hal yang mengesankan yang dimiliki planet ini.

Sebagai predator besar, sangat disayangkan kelangsungan hidup mereka terancam oleh hilangnya habitat, perburuan ilegal, dan berkurangnya mangsa. Penting bagi kita untuk melindungi hewan-hewan ini agar mereka tetap aman di alam liar.

Konten di bawah ini disajikan oleh pengiklan. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam konten ini.

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *