5 Tips Hindari Jebakan Pinjaman Online, Hindari Konsumerisme : Okezone Lifestyle

BELUM Lama-lama publik dihebohkan dengan kasus nasabah pinjaman online (pinjol) yang diduga bunuh diri karena diteror debt collector. Tidak dapat dipungkiri bahwa fenomena pinjol ini akhir-akhir ini menjadi ancaman yang menakutkan bagi masyarakat, salah satunya rentan ditangkap oleh generasi Z.

Faktanya, data Kantor Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa Generasi Z (saat ini berusia 19-25 tahun) dan generasi Milenial (26-35 tahun) akan menjadi kelompok usia yang paling banyak berhutang pada tahun 2021 dengan rasio kredit terhadap nilai online sebesar Rp 14,74 triliun.

Perilaku konsumen menjadi salah satu faktor yang membuat seseorang tergiur dengan pinjaman online. Gaya hidup yang tidak sesuai dengan kemampuan membuat seseorang sering memaksakan diri hingga harus berhutang untuk membeli apa yang diinginkannya.

Perencana keuangan Bareyn Mochaddin menyoroti fenomena ketertarikan masyarakat untuk menggunakan kacang pinus biasanya disebabkan oleh dua hal, yaitu keinginan untuk membeli dan kebutuhan.

Keinginan membeli inilah yang menimbulkan perilaku konsumen. Oleh karena itu, perilaku konsumtif ini sebaiknya dihindari agar tidak terbiasa berhutang melalui pinjaman online. Berikut tips menghindari perilaku konsumtif agar tidak terjebak dalam pinjaman online yang dibagikan oleh perencana keuangan Bareyn Mochaddin:

uang kertas

1. Buat skala prioritas

Kita tidak selalu harus mengalami sesuatu yang baru ketika dirasa tidak sesuai dengan kemampuan kita. Misalnya, Anda tidak ingin selalu membeli produk terbaru karena tidak ada habisnya.

Selalu ada sesuatu yang baru dan tidak semuanya perlu dialami. Kebiasaan ini nantinya akan menyadarkan Anda akan kebutuhan yang perlu diprioritaskan, tidak selalu mengikuti keinginan.

2. Hiduplah sesuai dengan kemampuanmu, bukan sesuai keinginanmu

Kita perlu mengetahui seberapa besar kemampuan kita jika kita mempunyai rencana keuangan. Meski begitu, kita akan mampu menahan godaan untuk membeli. Ciptakan sistem yang dapat menghalangi Anda untuk ingin membeli, seperti mencoba mengatur waktu Anda menjelajahi pasar atau media sosial.

Saat menginginkan suatu barang namun tidak mempunyai uang untuk membelinya, biasakan untuk hidup sederhana dan menabung, jangan memaksakan diri untuk membelinya dengan cara berhutang.

Ikuti berita Okezone berita Google


3. Memahami konsep utang

Sadarilah bahwa hutang berbahaya jika tidak dimanfaatkan dengan baik. Jadi, sebelum berhutang, tanyakan dulu pada diri Anda, apa tujuan berhutang? Apakah berkaitan dengan kebutuhan mendesak atau sekedar iseng saja?

4. Nikmati prosesnya

Generasi Z dan Milenial sudah memasuki usia kerja sehingga mulai memiliki penghasilan sendiri. Lebih baik mengulur waktu dengan menarik uang lalu membeli sesuatu yang dibutuhkan, daripada langsung membelinya dan terlilit hutang.

Tentu saja hal itu akan menjadi sebuah kepuasan tersendiri. Hal ini juga berlaku untuk orang-orang dalam kategori umur lainnya.

5. Biasakan menyiapkan dana darurat

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, terkadang seseorang terpaksa berhutang karena keadaan darurat. Oleh karena itu, penting untuk memiliki dana darurat yang cukup sesuai kebutuhan

Konten di bawah ini disajikan oleh pengiklan. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam konten ini.

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *