5 Sate Khas Indonesia yang Wajib Dicoba Kaya Rempah: Gaya Hidup Okezone

Sate merupakan masakan khas Indonesia yang sering dijumpai. Umumnya masyarakat hanya mengenal satu jenis sate yang disajikan dengan bumbu kacang.

Namun nyatanya, terdapat berbagai jenis sate dari berbagai daerah di Indonesia yang masing-masing memiliki keunikan tersendiri.

Berikut ini beberapa jenis sate di Indonesia yang tak kalah enaknya.

1. Sate Madura

Salah satu jenis sate yang paling terkenal adalah sate Madura. Keistimewaan dari sate Madura adalah kecap yang dibumbui dengan bawang merah cincang dan cabai utuh, serta tak lupa ditaburi bawang goreng.

Sate Madurai umumnya tidak berbeda dengan sate dan biasanya disajikan dengan lontong, ketupat atau nasi.

2. Sate Klathak

Sate Klathak merupakan menu sate yang berasal dari daerah Bantul, Yogyakarta. Bahan dasar sate ini adalah daging kambing. Yang unik dari sate Klathak adalah tusuk sate yang digunakan terbuat dari jeruji sepeda.

Sate klathak bukanlah makanan baru yang sudah ada sejak tahun 1940-an dan awalnya dirintis oleh Mbah Ambyah. Istilah sate Klathak sendiri berasal dari bunyi “taak..takk…taak” yang berasal dari percikan garam saat dipanggang.

Ikuti berita Okezone berita Google


3. Sate Padang

Keberadaan sate Padang mungkin bukan sesuatu yang sulit ditemukan atau langka. Tanpa menggunakan sate kacang atau kecap, sate Padang memiliki bumbu khas dengan tekstur kental yang terbuat dari tepung beras dan memiliki warna kuning yang berasal dari kunyit.

Sate padang biasanya terdiri dari daging sapi yang dimasak dengan bumbu khusus seperti kikil, lidah, paru dan lain-lain.

4. Sate Lilith

Sate lilit merupakan sate khas Bali yang terbuat dari daging ayam giling yang dicampur dengan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, merica, garam, santan dan bumbu lainnya sesuai selera.

Sesuai dengan namanya, sate ini diolah dengan cara membungkus daging yang sudah diiris atau dicincang dengan batang serai lalu dibakar.

5. Sate Kere

Dalam bahasa Jawa, penamaan sate jenis ini mungkin akan membuat orang terkejut. Pasalnya, kata “kere” dalam bahasa Indonesia bisa berarti miskin atau tidak punya uang.

Namun bisa jadi benar karena sate kere ini tidak terbuat dari daging seperti sate pada umumnya. Sate kere menggunakan endapan tahunan atau tempe sebagai bahan utama dalam proses pengolahannya. Namun tak sedikit orang yang memadukan sate ini dengan jeroan seperti kikil, ginjal, koyor, iso dan lain-lain.

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *