4 Fakta Tarif Layanan Pinjol yang Tidak Masuk Akal, Harus Diatur OJK: Perekonomian Okezone

JAKARTA – Biaya layanan pinjaman online (Pinjol) menjadi sorotan karena dianggap terlalu tinggi. Baru-baru ini Pinjol menjadi perbincangan setelah salah satu pelanggan AdaKami bunuh diri akibat teror penagih hutang (dc).

Kasus ini viral di dunia maya setelah pemilik akun Twitter atau X menceritakan kronologis terduga korban yang meminjam dana ke AdaKami senilai Rp 9,4 juta. Namun korban harus mengembalikan Rp18 juta hingga Rp19 juta karena tingginya biaya bunga dan administrasi.

Oknum DC terus mengebom telepon kantor korban yang bekerja sebagai pegawai honorer di sebuah instansi pemerintah. Hal ini berlanjut hingga korban memutuskan untuk bunuh diri karena tidak mampu menahan teror dari DC.

Jika kita berbicara tentang tingginya biaya bunga pinjaman, pasti ada alasannya. Berikut informasi yang dilansir dari berbagai sumber soal tarif layanan pinjaman yang berlebihan pada Sabtu (30/9/2023).

1. Cairan cepat

Pencairan dana pinjaman tidak memakan waktu berhari-hari. Pembayaran segera dana yang diperlukan tidak memakan waktu sehari bahkan berjam-jam. Hal ini sangat berguna bagi calon peminjam yang sedang membutuhkan dan membutuhkan dana cepat. Selama ini jika mengajukan pinjaman melalui bank akan memakan waktu yang cukup lama dan prosedur yang cukup panjang serta bisa dibilang sulit jika tidak memenuhi kriteria dari pihak bank.

2. Cara sederhana

Seperti yang kita ketahui, peminjaman melalui Pinjol sangatlah mudah, cukup gunakan KTP dan daftar online dan tidak perlu melampirkan slip gaji.

Ikuti berita Okezone berita Google


3. Tenor pendek

Pelaku pengadaan pinjaman biasanya akan memberikan jangka waktu atau jatuh tempo yang relatif singkat. Jangka waktu yang singkat ini membuat bunganya lebih tinggi dibandingkan bunga pinjaman bank.

4. Jaminan yang diserahkan

Jika Anda sudah mengetahui bahwa bunga yang ditawarkan pinjaman itu tinggi, ajukan pinjaman untuk kegiatan produktif. Jangan pernah mengambil pinjaman untuk keperluan konsumsi seperti berbelanja, membeli ponsel terbaru, dan hiburan.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau segera melaporkan pinjol ilegal yang tidak sesuai ketentuan OJK. Mereka memiliki kesamaan platform dengan Satgas Waspada Investasi (SWI) yang kemudian mencegah terjadinya tindak pidana yang dilakukan oleh pinjol ilegal.

Cara melaporkan pinjol ilegal ke OJK adalah dengan mengunjungi ojk.go.id. Kemudian pilih menu IKNB dan pilih Fintech yang ada di baris paling bawah.

Konten di bawah ini disajikan oleh pengiklan. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam konten ini.

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *