10 Film Indonesia yang Dilarang Tayang di Bioskop, Ada yang Bercerita tentang PKI: Okezone Celebrity

JAKARTA – Garis film Indonesia dilarang tayang di bioskop nasional karena berbagai alasan. Ada yang karena filmnya mengandung konten vulgar dan terlalu sadis, namun ada juga yang dinilai berbahaya karena berpotensi mengganggu persatuan bangsa.

Penasaran film apa saja? Berikut ulasannya Zona Samudera tentang film Indonesia yang dilarang tayang di bioskop nasional.

1. Setelah melebihi jam malam

Film arahan Usmar Ismail ini dirilis pada tahun 1954. Berkisah tentang politik dan keadilan sosial dalam konteks kolonialisme Belanda. Hasilnya, film tersebut Setelah tengah malam itu dilarang ditayangkan karena dianggap sebagai konten politik yang sangat sensitif.

2. Nyonya Terminator

Indonesia juga melarang pemutaran film tersebut Nyonya Terminator dari bioskop nasional pada tahun 1989. Pasalnya, film arahan Tjut Djalil yang berkisah tentang balas dendam Ratu Kidul ini banyak mengandung konten kekerasan dan seksual.

3. Kemerdekaan 17085

Disutradarai oleh Yukio Fuji, film ini dirilis pada tahun 2001 dan bercerita tentang seorang tentara Jepang yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Film ini juga dilarang tayang karena dianggap tidak sesuai fakta sejarah.

4. Pocong

Film Indonesia lainnya yang dilarang tayang di bioskop nasional adalah pocong. Dirilis pada tahun 2006, film arahan Rudi Soedjarwa ini sempat dilarang tayang karena memuat adegan kerusuhan Mei 1998 yang memilukan.

5. Ketakutan: Wajah ketakutan

Film horor garapan Riri Riz dan Robby Ertant yang mengusung konsep omnibus ini sempat dilarang tayang pada 2008. Alasannya, film tersebut dianggap mengandung kekerasan.

Ikuti berita Okezone berita Google


6. Pengakuan seorang pelacur

Sesuai dengan namanya, film Pengakuan pelacur berkisah tentang seseorang yang menjadi wanita nyaman dalam perjuangan melawan sistem patriarki di masyarakat. Disutradarai oleh Nia Dinata, film ini dirilis pada tahun 2009 dan dilarang tayang karena dianggap melanggar moral dan etika masyarakat.

7. Tukang daging

Indonesia juga melarang film berjudul Joshua Oppenheimer Tindakan Pembunuhan (Tukang daging), pada tahun 2012. Alasan pelarangan tersebut karena menunjukkan pengakuan pelaku pembantaian PKI yang menggambarkan kejahatannya sebagai tindakan bela negara. Film tersebut dianggap berisiko menghidupkan kembali ideologi komunis di Indonesia.

8. Sesuatu yang menghalangi

Film Sesuatu di jalan bercerita tentang seorang sopir taksi yang mempunyai libido tinggi. Hidupnya semakin berwarna setelah bertemu dengan seorang wanita bernama Kinar. Berkisah tentang dunia malam, film arahan Teddy Soeriaatmadj ini menuai kontroversi hingga dilarang tayang di bioskop nasional.

9. Tampilan Keheningan

Film Ekspresi diam bercerita tentang pembantaian PKI pasca gerakan G30S/PKI. Plot film ini menampilkan sudut pandang seseorang yang kakak laki-lakinya dibunuh karena dituduh PKI. Karena ceritanya yang sangat sensitif, film arahan Joshua Oppenheimer ini dilarang tayang di Indonesia.

10. Cintai tubuh indahku

Film lain yang tidak bisa diputar di Indonesia adalah Mencium tubuh indahku. Disutradarai oleh Garin Nugroho, film ini bercerita tentang kehidupan seorang penari lengger pria bernama Juno. Film ini dilarang tayang di bioskop nasional karena dianggap terlalu banyak mengandung unsur LGBT.*

Quoted From Many Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *